| Home | Who is Nunu | Nunu's CV | Portfolio | Award | How to buy | Ebook & Kursus | Confirmation | Forum | Article | Contact Me |

 
 
BE CRAZY: CIPTAKANLAH DUNIA MU SENDIRI

Sebuah iklan radio sangat menarik perhatian karena mengumunkan adanya ‘Departemen Bunuh Diri’ (utk iklan anti rokok) dan “Pengumuman Pernyataan Tidak Bertanggung Jawab” dari sebuah minuman keras.  Sayangnya, kedua iklan yang saya sebutkan tadi semuanya disiarkan di Inggris.

 

Pelajaran yang saya petik dari kedua spot radio itu adalah… untuk bisa menarik perhatian (yang merupakan hukum pertama dalam beriklan), maka tunjukkan ‘kegilaan’ sejak awal.  Siapa juga deh, yang ngga bakal nengok ketika mendengarkan radio berbunyi begini: “Suatu pagi di departemen bunuh diri…”

“Kriiing….”

“Ya, halo?  Departemen bunuh diri di sini, bisa saya Bantu…?”

That’s keeping people to listen!

 

Ya, kegilaan adalah salah satu alat agar kita diperhatikan.  Namun, isi dari pesannya harus lah sesuatu yang logis, yang relevan dengan tujuan dari suatu komunikasi…

Menjadi ‘gila’ itu mudah.  Namun ‘gila’ yang relevan, itu berbeda…

 

Inilah contoh Gila yang relevan itu:

Sebuah stiker peringatan ditempelkan pada sebotol minuman keras, bunyinya…:

‘Kami tidak bertanggung jawab atas perilaku orang-orang setelah meminum bir ini”

 

Secara implisit, stiker mengatakan bahwa minuman keras itu sedimikian kuatnya, dan – alih-alih membuat orang takut – malah menggelitik orang ingin mencobanya!

 
 
© 2007 - 2017 Modern School of Copywriting